Sahabat orbit, apa yang biasanya kalian lakukan saat istirahat sekolah? Kalau ngga jajan, pasti main bersama teman-teman kan? Nah, Orbit mau bahas tentang permainan tradisional yang pasti sering kita mainkan bersama teman-teman yang lain yaitu lompat tali.
Yup, permainan ini tentunya sudah tidak asing lagi kan? Karena permainan lompat tali ini sudah di temukan hampir di seluruh Indonesia. Permainan lompat tali ini biasanya lebih identik di mainkan oleh anak perempuan, tetapi ngga jarang juga anak laki-laki yang ikut bermain loh. Didaerah tertentu, permainan ini malah menjadi budaya lho.
Seperti di Riau, masyarkat disana menyebut permainan ini dengan nama lompat tali merdeka. Kenapa di sebut dengan permainan tali merdeka? Ternyata masyarakat Riau menyebut permainan tali merdeka karena ada kaitannya dengan tingkah laku atau perbuatan yang di lakukan oleh pemain itu sendiri. Pada lompat yang terakhir, tali di renggangkan oleh pemegang setinggi kepalan tangan yang diacungkan ke udara. Nah, kepalan tangan tersebut hampir mirip dengan apa yang di lakukan oleh para pejuang ketika mengucapkan kata " Merdeka ". Dari nama permainan itu sendiri, diduga permainan ini muncul di zaman penjajahan. Wah, sudah lama juga yah permainan ini ternyata.
Lompat tali merdeka ini di mainkan dengan jumlah 3 - 10 orang yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu pemegang karet dan pelompat karet. Cara bermainnya, kita harus melompati karet yang direntangkan oleh tim lawan yang semakin lama semakin tinggi. Untuk memainkannya, dibutuhkan ketangkasan dan kecermatan serta sportivitas yang tinggi lho, Makanya pemain yang gagal melompati karet harus jaga.
Permainan ini juga bisa dimainkan di mana saja dan kapan saja, dihalaman rumah atau dihalaman sekolah. Peralatan yang di gunakan juga sederhana karna hanya karet-karet gelang yang dianyam hingga memanjang. Seru kan permainan ini? Yuk ajak teman-teman yang lain bermain lompat tali.
(Shanty)

