Sedari tadi Dewi kerjaannya murung saja. Tabungannya sudah habis ia belanjakan untuk membeli mainan, sementara ia harus membeli buku lagu untuk belajar musik. Dewi pun akhirnya berpikir, sepertinya dia harus membuat daftar kebutuhan dan keinginan.
Sahabat Orbit, pernah enggak mengalami kejadian seperti Dewi? Orbit pernah, lho! Maka itu, supaya kejadian ini tidak terulang lagi, kita harus mengenal dulu apa itu kebutuhan dan keinginan.
Kita harus bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Karena kalau kita tidak bisa membedakan, kita bakal jadi anak yang boros. Waduh!
Kebutuhan adalah sesuatu yang sangat kita perlukan, sedangkan keinginan adalah suatu tambahan dari kebutuhan yang diharapkan dapat terpenuhi sehingga membuat kita merasa puas.
Sebagai contoh, makan adalah kebutuhan karena berfungsi sebagai sumber energi tubuh. Nah, kalau makanan enak adalah keinginan, bukan kebutuhan. Tapi bukan berarti tidak boleh makan makanan yang enak-enak, sahabat Orbit. Hanya saja kita perlu mempertimbangkan dulu apakah pengeluaran untuk makanan enak itu akan mengorbankan kebutuhan yang lain atau tidak.
Contoh lain, sahabat Orbit pasti setuju kalau berpakaian adalah kebutuhan. Tapi, apakah harus selalu membeli pakaian yang bermerk dan mahal harganya? Nah, hati-hati, bisa-bisa itu cuma keinginan kita saja, bukan kebutuhan.
Yang harus sahabat Orbit ingat adalah jangan sampai memenuhi keinginan dengan mengabaikan kebutuhan. Selain itu, kalian juga harus ingat kebutuhan tidak hanya berlaku untuk sekarang saja, tapi juga di masa yang akan datang. Sedangkan yang namanya keinginan, tidak akan pernah ada batasnya, nanti maupun sekarang. Jadi, dahulukan kebutuhan sahabat Orbit dulu ya, baru keinginan. Setuju?
(dwy)

