4G Paling Canggih Saat Ini

4G Paling Canggih Saat Ini

Teman-teman pasti sering dengar istilah 3G atau 4G. Apalagi bagi teman-teman yang punya smartphone atau tablet mungkin istilah tadi sudah tak asing lagi. Tapi sudah tahu belum artinya apa dan bagaimana perkembangannya? Yuk, kita simak bersama.

4G adalah singkatan dari Fourth Generation Technologi.  Istilah ini umumnya digunakan  mengacu pada perkembangan teknologi telepon selular. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Menurut Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE), nama resmi 4G adalah “3G and beyond”. Sebelum sampai pada teknologi 4G, perkembangan teknologi wireless (nirkabel) dalam era komunikasi data telah melewati beberapa tahapan. Mau tahu apa saja? Ini dia:

Pada generasi pertama (1G) perkembangan teknologi ditandai adanya sistem analog dengan kecepatan rendah (low speed) dan suara sebagai objek utama. Contoh perkembangan teknologi di tahap ini ialah Nordic Mobile Telephone (NMT) dan Analog Mobile Phone System (AMPS).  Dimulai pada awal tahun 1980-an sebagai bagian komersil dari AMPS. Menggunakan format FDMA (Frequency Division Multiple Access) yang membawa suara analog sebesar 800MHz pita frekuensi

Generasi kedua (2G) perkembangan teknologi nirkabel menjadi standar komersial dengan format digital berkecepatan rendah-menengah. Contohnya ialah GSM dan CDMA2000 1XRTTT. Berkembang di awal 1990-an saat operator seluler mengeluarkan dua macam standar suara digital, GSM dan CDMA. GSM menggunakan sistem TDMA (Time Division Multiple Access) yang mampu mengirimkan panggilan sampai 8 saluran di pita 900 dan 1800 MHz, sedangkan CDMA (Code Division Multiple Access) mampu mengirimkan sinyal panggilan sampai 16 saluran di pita frekuensi 800 MHz.

Sebelum masuk ke perkembangan teknologi selanjutnya, beberapa kalangan menyisipkan satu tahap pengembangan yakni generasi 2.5 (2.5G) yaitu teknologi komunikasi data wireless secara digital, kecepatan menengah (hingga 150 Kbps). Teknologi yang termasuk kategori 2,5 G adalah layanan berbasis data seperti GPRS (General Packet Radio Service) dan EDGE (Enhance Data rate for GSM Evolution) pada domain GSM dan PDN (Packet Data Network) pada domain CDMA.

Tahap pengembangan selanjutnya adalah Generasi ketiga, yakni generasi digital kecepatan tinggi, yang mampu mentransfer data dengan kecepatan tinggi (high-speed) dan aplikasi multimedia, untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan MA2000 1xEV-DO. 3G merupakan terobosan dalam pengiriman paket data yang memungkinkan berbagai aplikasi jaringan diterapkan. 3G menghadirkan sebuah perubahan evolusioner dalam kecepatan pemindahan data. Teknologi 3G sering disebut dengan mobile broadband karena keunggulannya sebagai modem untuk internet dan bisa dibawa kemana saja.

Secara revolusioner, teknologi 3G juga berkembang menjadi teknologi 3.5G melalui peningkatan kecepatan transmisi data dengan teknologi berbasis High-Speed Downlink Packet Acces (HSDPA). HSDPA adalah protokol telepon genggam yang memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) yang dapat memberikan kapasitas data lebih besar mencapai 14,4 Mbit/detik.

Generasi selanjutnya itulah yang disebut 4G. Sistem 4G dapat menyediakan solusi IP yang komprehensif dimana suara, data, dan arus multimedia dapat sampai kepada pengguna kapan saja dan dimana saja, pada rata-rata data lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Belum ada definisi formal untuk 4G. Bagaimanapun, terdapat beberapa pendapat yang ditujukan untuk 4G, yakni: 4G akan merupakan sistem berbasis IP terintegrasi penuh. Ini akan dicapai setelah teknologi kabel dan nirkabel dapat dikonversikan dan mampu menghasilkan kecepatan 100Mb/detik dan 1Gb/detik baik di dalam maupun luar ruang dengan kualitas premium dan keamanan tinggi.

Teknologi generasi 4G menawarkan segala jenis layanan dengan harga yang terjangkau. Setiap handset 4G akan langsung mempunyai nomor IP v6 dilengkapi dengan kemampuan untuk berinteraksi internet telephony yang berbasis Session Initiation Protocol (SIP). Semua jenis radio transmisi seperti GSM, TDMA, EDGE, CDMA 2G, 2.5G akan dapat digunakan, dan dapat berintegrasi dengan mudah dengan radio yang dioperasikan tanpa lisensi seperti IEEE 802.11 di frekuensi 2.4GHz & 5-5.8Ghz, bluetooth dan selular. Ketika 4G dipertimbangkan untuk menggantikan jaringan 3G di seluruh dunia, maka bandwith pun harus meningkat. Generasi 4G berbasis teknologi Long Term Evolution (LTE) memiliki kecepatan data hingga 100MB per second, sekitar 10 kali lebih cepat daripada jaringan 3G.

Namun, teknologi 4G bisa jadi akan menyebabkan kemunduran bagi teknologi Inernet Network (IN) yang saat ini merupakan infrastruktur telekomunikasi yang digunakan berbagai provider. Hal tersebut disebabkan terbukanya jalur arus bawah yang dapat didownload dan diakses gratis dari internet.

Teman-teman yang sudah mulai memanfaatkan teknologi 4G melalui  iPhone ataupun tablet lainnya boleh saja berbangga karena tengah menikmati teknologi tercanggih saat ini. Namun, teknologi baru akan terus melaju. Jadi, ada baiknya sekarang nikmati saja. Tapi ingat, gunakan sesuai porsinya, ya. (karina.th)

Tags: