Teman-teman pasti sudah tak asing dengan benda mungil bernama flashdisk. Tapi apakah teman-teman sudah tahu komponen apa saja yang ada di dalamnya? Kita simak yuk!
USB flash drive (sering juga disebut Flashdisk atau UFD) adalah alat penyimpanan data memori flash tipe NAND yang memiliki alat penghubung USB yang terintegrasi. Flashdisk merupakan salah satu media penyimpan data dalam bentuk softcopy yang cukup populer di kalangan masyarakat saat ini. Bentuknya mungil, namun dibalik "kemungilannya" itu flashdisk mampu menyimpan data dalam jumlah yang sangat besar. Komponen flashdisk lebih sederhana dan relatif sedikit dibanding harddisk. Karena bentuknya yang mungil dan ringan maka flashdisk menjadi sebuah alat yang dianggap sangat praktis untuk perpindahan data dari satu komputer ke komputer lainnya. Bandingkan saja dengan pendahulunya, disket, selain bentuknya yang lebih besar, kapasitas memori penyimpanan data pada disket terbilang sangat kecil.
USB flash drive memiliki banyak kelebihan dibandingkan alat penyimpanan data lainnya, khususnya disket atau cakram padat. Alat ini lebih cepat, kecil, dengan kapasitas lebih besar, serta lebih dapat diandalkan (karena tidak memiliki bagian yang bergerak) daripada disket. Layaknya teknologi yang berkembang dari tahun ke tahun, keunggulan flashdisk juga semakin terbukti dengan kapasitas yang semakin besar serta kecepatan membaca dan menyalin data yang semakin gesit. Kapasitas pendahulunya (disket) yang hanya minimalis (max. 1,4Mb untuk disket 3.5 inchi) untuk digunakan pada jaman sekarang, membuat Flashdisk semakin menjadi pilihan utama bagi para pengguna akses multimedia. Kapasitas awal yang bermula mulai dari 128Mb hingga sekarang yang mencapai 8Gb dipadu dengan harga yang boleh dibilang cukup terjangkau, membuat flashdisk semakin digandrungi masyakarat. Termasuk teman-teman, bukan?
Namun flashdisk juga memiliki umur penyimpanan data yang singkat. Biasanya ketahanan data pada flashdisk rata-rata 5 tahun. Ini disebabkan oleh memori flash yang digunakan tidak bertahan lama. Bandingkan dengan HardDisk yang memiliki ketahanan data hingga 12 tahun, CD/DVD berkualitas (dan bermerek terkenal) selama 15 tahun. Tentu saja jika cara penyimpanannya benar.
Sistem operasi Microsoft Windows mengimplementasikan USB flash drive sebagai USB Mass Storage Device, dan menggunakan device driver usbstor.sys. Karena memang Windows memiliki fitur auto-mounting, dan USB flash drive merupakan sebuah perangkat plug and play. Windows akan mencoba menjalankannya sebisa mungkin sesaat perangkat tersebut dicolokkan ke dalam colokan USB. Windows XP dan yang sesudahnya bahkan memiliki fitur Autoplay, yang mengizinkan flash drive tersebut diakses secara keseluruhan untuk menentukan apa isi dari USB flash drive tersebut.
Namun, di balik kelebihannya, flashdisk juga punya beberapa kekurangan. Kondisi yang mempermudah mobilitasnya dari satu komputer ke komputer lainnya membuat flashdisk menjadi media empuk bagi penyebaran virus. Ini terjadi karena kemampuan virus untuk menyalin dirinya sendiri ke flashdisk dijalankan otomatis ketika dicolokkan pada port USB (apalagi ketika fungsi Autoplay pada sistem Windows tidak dimatikan). Banyak virus komputer lokal seperti halnya Brontok, Trojan, PendekarBlank, dan virus lokal lainnya menggunakan USB flash drive sebagai media transmisi virus dari satu inang ke inang lainnya, menggantikan disket. Virus-virus yang sebagian besar berjalan di atas Windows tersebut akan semakin cepat beredar ketika memang Windows mengakses drive tersebut menggunakan fitur autoplay.
Untuk itu, sebelum terlanjur membuka flashdisk di komputer atau laptop, ada baiknya teman-teman menonaktifkan terlebih dahulu fitur autoplay yang ada pada Windows. Berikut langkah-langkah menonaktifkan fitur autoplay:
1)Klik Start, Run, Ketik GPEDIT.MSC.
2)Klik Computer Configuration, Administrative Templates, System.
3)Cari kata-kata Turn Off Autoplay dan rubahlah ke enable dan for all drive.
Nah, hebat kan teman-teman? Dari barang yang mungil ternyata bisa menyimpan begitu banyak data, sekaligus virus. Jangan lupa juga untuk mengaktifkan antivirus pada komputer teman-teman, ya. Supaya flashdisk kesayangan kamu awet dan bebas dari virus. (karina.th)

