Fenomena badai Matahari sedang marak-maraknya dibicarakan oleh sejumlah kalangan maupun di berbagai media. Apakah fenomena ini juga terdengar akrab di telinga sahabat Orbit? Apa sih maksudnya fenomena badai Matahari ini? Yuk, kita cari tahu.
Menurut Thomas, Astrofisikawan Lembaga Penerbangan dan Antarika Nasional (Lapan), frekuensi badai Matahari akan meningkat saat aktivitas Matahari memuncak. Nah, aktivitas Matahari ditandai dengan semakin banyaknya bintik Matahari. Bila jumlah bintik lebih dari 100, Matahari dikatakan aktif.
Aktivitas Matahari terbesar pernah terjadi tahun 1960 saat terdapat 200 bintik Matahari. Yang kedua, terjadi pada tahun 1780 ketika jumlah bintik Matahari mencapai 150. Sedangkan, siklus terakhir tahun 2000 jumlah bintiknya 120.
Badai Matahari memang terkesan menyeramkan, tapi tenang saja, menurut Lapan, badai Matahari tidak akan melenyapkan Bumi, kok. Badai Matahari hanya menimbulkan gangguan telekomunikasi, navigasi, dan kelistrikan.
Tapi, menurut Analisis Goddard Space Weather Lab seperti yang dikutip Space Weather, ledakan Matahari berpotensi mengancam planet Mars. Badai matahari akan menghantam Mars pada detik-detik terakhir. Waduh!
Lalu bagaimana ya, dampak badai Matahari yang terjadi pada Senin (23/1/2012) sekitar pukul 10.59 WIB, kemarin? Ya, Matahari kembali menunjukkan aktivitasnya.
Tapi jangan khawatir sahabat Orbit, badai Matahari yang terpantau Senin kemarin, berhasil diantisipasi sehingga tidak menimbulkan dampak negatif. Meski begitu, aktivitas badai Matahari belumlah berhenti. Badai Matahari diperkirakan akan memuncak pada 2013 nanti. Kira-kira apa yang terjadi, ya?
Badai Matahari berskala menengah tinggi ini, berpotensi mengganggu operasional satelit, seperti satelit komunikasi. Namun, tidak benar kalau radiasi Matahari akan berefek langsung bagi tubuh manusia. Dan juga tidak benar kalau ada efek radiasi saat menggunakan telepon seluler. Menurut Lapan, berita itu bohong.
Supaya tidak kebingungan tentang fenomena badai Matahari ini, sahabat Orbit bisa mengikuti perkembangnya di website Orbit. Tunggu info selanjutnya, ya. :)
(dwy)

