Sahabat Orbit pernahkah kalian bertanya, seberapa bersih ya udara di sekitar kita? Apakah udara di dalam rumah lebih bersih daripada udara di luar rumah?
Kalian tahu kan, untuk dapat hidup, manusia memerlukan tiga elemen utama yaitu Makanan, kita membutuhkan sekitar 1 kg makanan sehat setiap harinya. Kedua, air bersih, kita membutuhkan 2 kg air bersih setiap harinya, dan yang ketiga udara bersih kita memerlukan 13.5 kg udara bersih setiap harinya.
Ya, tubuh kita ditakdirkan untuk menghirup udara terus-menerus tanpa henti sedikit pun. Dengan kata lain, walau udara yang kita hirup ini gratis, udara sangat tidak ternilai harganya bagi kehidupan manusia.
Tapi kenyataannya udara yang kita hirup setiap hari kondisinya makin memprihatinkan. Udara yang seharusnya jadi penopang hidup manusia supaya sehat, malah menjadi pengantar penyakit yang mematikan, sebab tercemar dengan gas-gas beracun hasil dari akibat ulah manusia.
Semakin banyaknya kendaraan bermotor, pabrik, dan industri yang bukan hanya mengeluarkan asap kotor tetapi juga beracun karena mengandung bahan kimia yang terus menyerah langit biru kita. Waduh!
Maka itu sahabat Orbit, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) kembali mengumumkan Program Expose Langit Biru 2011 pada hari Rabu kemarin (14/12). KLH memberikan predikat kota metropolitan dengan kualitas udara terbaik kepada Kota Surabaya, Kota Medan, dan Kota Jakarta Timur.
Selain itu, juga ditetapkan pula (3) tiga Kota Langit Biru Terbaik yaitu, Kota Surakarta, Kota Batam, dan Kota Malang. Menteri Negara Lingkungan Hidup bapak Balthasar Kambuaya mengatakan Langit Biru merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk mendorong peningkatan kualitas udara perkotaan dari pencemaran udara, khususnya yang bersumber dari kendaraan bermotor. Wow!
Saat ini, pertumbuhan kendaraan yang cukup tinggi di kota-kota besar di Indonesia tidak saja menimbulkan masalah kemacetan lalu lintas tetapi juga menimbulkan masalah lain seperti kecelakaan lalu lintas, polusi udara, kebisingan, kerugian ekonomi serta kesehatan. Hmm....
(dwy)

