Apa yang biasanya dipakai Sahabat Orbit saat menghitung matematika disekolah? Ada yang mengandalkan jari seperti teknik Jarimatika yang pernah kita bahas sebelumnya, ada juga yang menggunakan kertas corat-coret. Tapi apakah di sekolah ada yang masih menggunakan sempoa sebagai alat hitung?
Kita mungkin mengenal beberapa metode modern yang digunakan untuk menghadapi hitungan matematika. Tapi sebelum itu, sempoa menjadi alat hitung yang sangat diandalkan. Bahkan, sempoa sudah ada sejak tahun 2400 sebelum masehi. Wah, ngga heran kalau sempoa dijuluki sebagai alat hitung paling tua di dunia alias jadul. Hihiii..
Sempoa juga dikenal dengan nama sipoa, sedangkan orang barat menyebutnya dengan Abacus. Penggunaannya dilakukan untuk menghitung penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian hingga perhitungan akar kuadrat. Sempoa sempat dikenal sebagai alat hitung untuk kaum tuna netra karena bahan yang digunakan adalah manik-manik dari biji-bijian.
Cara penghitungan dengan sempoa gampang kok Sahabat Orbit. Biasanya alat hitung ini dibagi menjadi dua bagian atau disebut dengan sempoa 1-4. Baris manik-manik bagian atas sebuah manik-manik per batang bernilai 5, sedangkan manik-manik bagian bawah 4 manik-manik per batang bernilai 1.
Lalu, Garis tengah di antara kelompok manik-manik tersebut disebut "garis nilai". Pada kondisi nol atau belum menghitung, tidak ada manik-manik yang menempel pada garis nilai. Batang sempoa pada posisi paling kanan bernilai satuan, dengan batang di sebelah kirinya bernilai puluhan, ratusan, dan begitu seterusnya menuju ke arah kiri.
Hmm, bagaimana Sahabat Orbit? Ngga bingung kan mengaplikasikan sempoa untuk perhitungan matematika? Kalau terus dilatih, pasti akan lancar dengan sendirinya. Yuk kita belajar sempoa, Orbit juga mau coba ahh..

