Mengapa Bela Diri Disebut Seni? Intip Yuk!

Mengapa Bela Diri Disebut Seni? Intip Yuk!

Sahabat Orbit, saatnya kita belajar tentang seni bela diri. Mengapa disebut seni? Apa bedanya dengan olahraga lain? Ayo kita pelajari. Asal-usul seni beladiri menjadi perdebatan. Banyak jenis beladiri yang asal-usulnya bercampur mitos dan dongeng sehingga sulit dipercaya. Yang jelas, kebanyakan seni bela diri populer berasal dari negara-negara Asia terutama China, Jepang dan Korea.

Meski begitu, bisa dikatakan setiap kawasan mengembangkan seni beladiri sendiri. Ada yang asli, ada juga yang hasil pengembangan seni beladiri luar yang masuk. Misalnya Indonesia dan negara yang memiliki akar budaya Melayu seperti Malaysia, Singapura dan Brunei, memiliki pencak silat sebagai seni beladiri asli.

Jaman dahulu peperangan dan pertarungan biasanya dilakukan dari jarak dekat dan banyak melibatkan kontak badan. Makanya kemampuan bela diri di kalangan prajurit sangat diperlukan. Lama kelamaan, ilmu beladiri banyak dipelajari kalangan non-militer. Jenis beladiri paling populer adalah karate, judo, taekwondo. Jangan heran bila kalian menemui perguruan karate dan judo di di negara-negara Amerika dan Eropa. Bahkan perguruan silat pun sudah menyebar pula ke negara-negara Barat.
 
Berlatih beladiri sudah tentu termasuk kegiatan olahraga. Kegiatan ini melibatkan aktivitas badan yang membutuhkan banyak energi. Banyak pula cabang olahraga beladiri yang dipertandingkan; baik di tingkat lokal, nasional, kawasan hingga internasional.

Lantas apa yang berbeda? Mengapa pula disebut seni? Dalam seni bela diri, gerakan fisik bukan satu-satunya hal yang dipelajari. Tetapi juga soal mental dan pikiran. Jadi para murid bukan hanya berlatih jurus-jurus bela diri saja, tetapi juga melatih mental dan pikiran mereka sesuai dengan falsafah bela diri masing-masing. Contohnya saja, perguruan silat mengajarkan pentingnya ilmu padi kepada muridnya. Mereka diajari meniru ilmu padi, semakin berisi semakin runduk. Makin mahir beladirinya, makin rendah hati perilakunya. Bukannya malah jadi sok jagoan.

Jika kita berlatih bela diri sekarang, tujuannya pasti berbeda dengan para pendekar jaman dulu. Mereka berlatih bela diri untuk bertempur. Sementara sekarang seni bela diri dipelajari untuk mempertahankan diri, mendapatkan kebugaran tubuh, ketenangan pikiran, dan bisa juga untuk ikut pertandingan.

Berlatih bela diri banyak manfaatnya, lho. Ada penelitian yang menyebutkan bahwa orang-orang yang berlatih bela diri tidak mudah cemas dan lebih bertanggungjawab daripada mereka yang tidak berlatih. Berlatih bela diri juga mengajarkan disiplin, pengendalian diri, dan menghargai diri sendiri. Wow!

(dwy)

Tags: seni bela diri