Perayaan Imlek memang sudah berlalu, tapi masih ada beberapa sejarah kebudayaan Cina yang seru untuk kita ketahui nih Sahabat Orbit. Salah satu kebudayaan asal negeri Tionghoa yang sering kita jumpai adalah pertunjukan Barongsai.
Barongsai merupakan tarian tradisional asal Cina yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Dengan menggunakan kostum unik yang menyerupai singa, Kesenian Barongsai berawal dari masa raja Song Wen Di yang hampir kalah saat melawan pasukan gajah raja Fan Yang dari negeri Lin Yi. Ditengah keputus asaan nya itu, Zhong Que yang menjadi panglima perang membuat boneka singa besar untuk mengusir pasukan lawan. Dan ternyata usahanya itu berhasil dan Barongsai menjadi tarian yang melegenda. Oh ternyata singa yah.. Wah, Orbit pernah mengira Barongsai itu boneka naga lhoo..
Barongsai biasanya ditarikan oleh dua jenis singa yaitu Singa Utara dan Singa Selatan. Kostum Singa utara memiliki ciri bulu yang ikal dan berkaki empat. Gerakkannya juga cenderung lincah dan penuh dinamika. Berbeda dengan singa selatan, kostumya dilengkapi dengan tanduk dan kaki yang berjumlah dua atau empat. Gerakannya juga lebih keras dan melonjak-lonjak sesuai dengan irama gong dan tambur yang dipukul. Setiap pertunjukkan Barongsai disertai dengan gerakan singa memakan angpao berisi uang yang disebut Lay See.
Gerakan Barongsay memang memerlukan keahlian khusus dan latihan rutin untuk bisa menguasainya. Di Indonesia sendiri sudah banyak kok tempat latihan Barongsai. Yang terpenting dalam tarian Barongsai ini adalah kekompakan dari setiap pemainnya Karena kalau sampai beda gerakan, bisa jatuh bareng-bareng deh.. Hiihiii :)

